Minggu, 25 Oktober 2015

Character Building : Kewarganegaraan


BIMBEL Bersama TFI

“Pengajaran Bimbel di Rumah Belajar Ibu Caroline"
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)






 

Kelas     : LA - 28
Dosen   : Hari Sriyanto (D2715)
Hari / Waktu  :  Senin, 12 Oktober 2015 / 240 Menit
Jam        : 15.00 – 19.00
Jumlah Peserta : 15 Orang
Lokasi   : Jl. Kelapa Kopyor Sektor 1D Blok CA 4/5, Gading Serpong.

Anggota yang hadir         :
1.       Billy Bram
2.       Noor Zaqia Widha A.
3.       Tommy Julius
4.       Willianto
5.       Yulita Kusumaningrum
Anggota yang tidak hadir :   - (Tidak Ada)










Senin,  12 Oktober 2015 merupakan hari pertama kelompok kami mengajar bimbel di Rumah Belajar Ibu Caroline. Rumah Belajar ini didirikan oleh Ibu Caroline dengan sukarela dan tidak dipungut biaya apapun bagi murid belajarnya. Materi yang kami ajarkan di Rumah Bimbel Tersebut adalah materi sesuai dengan kebutuhan para murid. Murid yang kami ajarkan terdiri dari murid TK B – murid kelas 6 SD. Pada hari pertama mengajar kemarin, kami fokus mengajarkan materi Matematika berhubung para murid         SD disana sedang menghadapi Ulangan Tengah Semester. 

Persiapan yang kami lakukan sebelum mengajar adalah membaca / mengulang materi yang pernah kami pelajari sebelumnya di bangku Sekolah Dasar (SD). Waktu mengajar pada hari pertama terbilang cukup lama yaitu sekitar 4 jam mengajar, karena keesokan harinya mereka akan menghadapi Ulangan Tengah Semester. Sebagai pengajar yang bertanggung jawab, kami pun menuntun mereka belajar untuk persiapan menghadapi UTS sampai mereka benar-benar paham akan materi tersebut. 

Selain mengajarkan matematika, kami juga membantu mereka mengerjakan PR dan juga mengajari beberapa anak murid TK dan SD kelas 1 & 2 untuk belajar membaca. Tenaga kami cukup terkuras pada saat kami mengajarkan materi kepada mereka. Hal ini mungkin dikarenakan kami baru pertama kali mengajarkan anak murid SD dan TK dimana pada dasarnya mereka lebih susah diatur dan memerlukan perhatian khusus secara personal agar mereka dapat mengerti pelajaran yang telah kami ajarkan.  Selain itu, menarik perhatian mereka tidaklah mudah, oleh karena itu kami harus melakukan sesuatu yang menarik agar mereka lebih memperhatikan dan semangat dalam mengikuti pelajaran di Rumah Belajar Ibu Caroline tersebut. 

Metode pengajaran yang kami terapkan adalah pengajaran secara personal, dimana masing-masing dari kami memegang 3 – 4 anak untuk diajarkan. Selain itu, kami juga mengajarkan metode pengajaran yang mudah & cepat seperti menyingkat rumus (mengajarkan cara yang mudah) atau membuat jembatan keledai agar mereka cepat hafal dan mengerti pelajaran yang telah kami ajarkan.

Pengukuran Kinerja :
Survey Eksternal
Kegiatan mengajar yang kami lakukan cukup menuai respon positif dari ibu Caroline,  selaku pemilik bimbel dan juga anak-anak murid yang kami ajarkan. Mereka sangat antusias dalam proses belajarnya. Kegiatan mengajar yang kami lakukan juga cukup efektif, berhubung siswa yang kami ajarkan didominasi oleh anak-anak Sekolah Dasar kelas 1 - 4 kami memberikan metode belajar sambil bermain dimana anak-anak didik yang kami ajarkan juga masih sangat senang bermain, metode belajar ini pun disetujui dan mendapat respon positif dari seluruh elemen terkait.

Survey Internal
Pada dasarnya, kami mengutamakan kekompakan kelompok dalam menjalankan kegiatan mengajar bimbel ini. Masing-masing dari anggota kami saling membantu dan memberikan saran kepada satu sama lan dalam berbagai hal terkait kegiatan pengajaran.  Sebelum menjalankan kegiatan mengajar, kami mengadakan briefing anggota kelompok terlebih dahulu. Briefing yang kami lakukan sebelum mulai mengajar adalah tentang materi, metode pengajaran, etika, dan penyampaian ide / saran  agar nantinya pelaksanaan mengajar dilapangan berjalan dengan baik.




Penutup
a.     Hasil Kegiatan (Tabel pencapaian sebelum & sesudah kegiatan mengajar)
SEBELUM
SESUDAH
Anak-anak belum mengerti bagaimana cara membedakan huruf B dan D
Anak-anak sudah mulai mengerti bagaimana cara membedakan huruf B dan D
Anak-anak belum bisa belajar tentang FPB dan KPK
Anak anak sudah mulai mengerti tentang FPB dan KPK
Anak-Anak belum begitu mengerti memakai rumus 5W+1H di Bahasa Indonesia
Anak-anak sudah mulai mengerti menggunakan 5W+1H di Bahasa Indonesia
Anak anak belum mengerti tentang bagaimana cara menggunakan pohon faktor
Anak-Anak mulai mengerti tentang bagaimana cara menggunakan pohon faktor
Anak-masih menggunakan jari untuk menghitung perkalian
Anak-anak sudah mulai berusaha melakukan perkalian tanpa menggunakan jari

b.     Kesimpulan
Kesimpulan yang kami dapat dari kegiatan yang kami lakukan pada senin lalu adalah , pada awalnnya , anak anak tidak terlalu terbuka pada kami , tetapi kami terus berusaha untuk membantu mereka , dan pada akhirnnya , mereka membuka diri kepada kami , sehingga kegiatan belajar-mengajar bisa berlangsung dengan baik , semua hal itu kami lakukan untuk mempermudah pengerjaan Ujian Tengah Semester yang akan mereka hadapi di sekolah mereka , banyak diantara mereka yang masih belum mengerti benar materi yang sekirannya akan diujikan , tetapi , kami terus berusaha mengajarinnya hingga tuntas , ini juga menjadi pelajaran bagi kami , bahwa mengajar itu tidak semudah yang dibayangkan semua orang .

c.    Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan pada kegiatan mengajar di bimbel ini berikutnnya adalah ketepatan waktu dan pembagian tugas yang merata agar setiap anak mendapatkan perhatian yang sama dan mampu memahami pelajaran dengan lebih baik , karena , saat ketika kami tiba disana senin lalu , jumlah anaknnya melebih perkiraan kami , sehingga proses belajar mengajar menjadi sedikit runyam .



FORM EVALUASI