BIMBEL Bersama TFI
“Pengajaran Bimbel di Rumah Belajar Ibu
Caroline"
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia
(TFI)
Kelas : LA - 28
Dosen : Hari Sriyanto (D2715)
Hari / Waktu : Senin, 12 Oktober 2015 / 240 Menit
Jam : 15.00 – 19.00
Jumlah Peserta : 15 Orang
Lokasi : Jl. Kelapa Kopyor Sektor 1D Blok CA 4/5, Gading Serpong.
Hari / Waktu : Senin, 12 Oktober 2015 / 240 Menit
Jam : 15.00 – 19.00
Jumlah Peserta : 15 Orang
Lokasi : Jl. Kelapa Kopyor Sektor 1D Blok CA 4/5, Gading Serpong.
Anggota yang hadir :
1.
Billy Bram
2.
Noor Zaqia Widha A.
3.
Tommy Julius
4.
Willianto
5.
Yulita Kusumaningrum
Anggota yang tidak
hadir : - (Tidak Ada)
Senin, 12 Oktober 2015 merupakan hari pertama kelompok kami mengajar bimbel di Rumah Belajar Ibu Caroline. Rumah Belajar ini didirikan oleh Ibu Caroline dengan sukarela dan tidak dipungut biaya apapun bagi murid belajarnya. Materi yang kami ajarkan di Rumah Bimbel Tersebut adalah materi sesuai dengan kebutuhan para murid. Murid yang kami ajarkan terdiri dari murid TK B – murid kelas 6 SD. Pada hari pertama mengajar kemarin, kami fokus mengajarkan materi Matematika berhubung para murid SD disana sedang menghadapi Ulangan Tengah Semester.
Persiapan yang kami lakukan
sebelum mengajar adalah membaca / mengulang materi yang pernah kami pelajari
sebelumnya di bangku Sekolah Dasar (SD). Waktu mengajar pada hari pertama
terbilang cukup lama yaitu sekitar 4 jam mengajar, karena keesokan harinya
mereka akan menghadapi Ulangan Tengah Semester. Sebagai pengajar yang
bertanggung jawab, kami pun menuntun mereka belajar untuk persiapan menghadapi
UTS sampai mereka benar-benar paham akan materi tersebut.
Selain mengajarkan matematika,
kami juga membantu mereka mengerjakan PR dan juga mengajari beberapa anak murid
TK dan SD kelas 1 & 2 untuk belajar membaca. Tenaga kami cukup terkuras
pada saat kami mengajarkan materi kepada mereka. Hal ini mungkin dikarenakan
kami baru pertama kali mengajarkan anak murid SD dan TK dimana pada dasarnya
mereka lebih susah diatur dan memerlukan perhatian khusus secara personal agar
mereka dapat mengerti pelajaran yang telah kami ajarkan. Selain itu, menarik perhatian mereka tidaklah
mudah, oleh karena itu kami harus melakukan sesuatu yang menarik agar mereka
lebih memperhatikan dan semangat dalam mengikuti pelajaran di Rumah Belajar Ibu Caroline tersebut.
Metode pengajaran yang kami terapkan adalah pengajaran
secara personal, dimana masing-masing dari kami memegang 3 – 4 anak untuk
diajarkan. Selain itu, kami juga mengajarkan metode pengajaran yang mudah &
cepat seperti menyingkat rumus (mengajarkan cara yang mudah) atau membuat
jembatan keledai agar mereka cepat hafal dan mengerti pelajaran yang telah kami
ajarkan.
Pengukuran Kinerja :
Survey Eksternal
Kegiatan mengajar yang kami
lakukan cukup menuai respon positif dari ibu Caroline, selaku pemilik bimbel dan juga anak-anak murid
yang kami ajarkan. Mereka sangat antusias dalam proses belajarnya. Kegiatan mengajar
yang kami lakukan juga cukup efektif, berhubung siswa yang kami ajarkan
didominasi oleh anak-anak Sekolah Dasar kelas 1 - 4 kami memberikan metode
belajar sambil bermain dimana anak-anak didik yang kami ajarkan juga masih
sangat senang bermain, metode belajar ini pun disetujui dan mendapat respon
positif dari seluruh elemen terkait.
Survey Internal
Pada dasarnya, kami mengutamakan
kekompakan kelompok dalam menjalankan kegiatan mengajar bimbel ini.
Masing-masing dari anggota kami saling membantu dan memberikan saran kepada
satu sama lan dalam berbagai hal terkait kegiatan pengajaran. Sebelum menjalankan kegiatan mengajar, kami
mengadakan briefing anggota kelompok terlebih dahulu. Briefing yang kami
lakukan sebelum mulai mengajar adalah tentang materi, metode pengajaran, etika,
dan penyampaian ide / saran agar
nantinya pelaksanaan mengajar dilapangan berjalan dengan baik.
Penutup
a. Hasil
Kegiatan (Tabel pencapaian sebelum
& sesudah kegiatan mengajar)
SEBELUM
|
SESUDAH
|
Anak-anak belum mengerti bagaimana cara membedakan
huruf B dan D
|
Anak-anak sudah mulai mengerti bagaimana cara
membedakan huruf B dan D
|
Anak-anak belum bisa belajar tentang FPB dan KPK
|
Anak anak sudah mulai mengerti tentang FPB dan KPK
|
Anak-Anak belum begitu mengerti memakai rumus
5W+1H di Bahasa Indonesia
|
Anak-anak sudah mulai mengerti menggunakan 5W+1H
di Bahasa Indonesia
|
Anak anak belum mengerti tentang bagaimana cara
menggunakan pohon faktor
|
Anak-Anak mulai mengerti tentang bagaimana cara
menggunakan pohon faktor
|
Anak-masih menggunakan jari untuk menghitung
perkalian
|
Anak-anak sudah mulai berusaha melakukan perkalian
tanpa menggunakan jari
|
b. Kesimpulan
Kesimpulan yang kami dapat dari kegiatan yang kami lakukan pada senin
lalu adalah , pada awalnnya , anak anak tidak terlalu terbuka pada kami ,
tetapi kami terus berusaha untuk membantu mereka , dan pada akhirnnya , mereka
membuka diri kepada kami , sehingga kegiatan belajar-mengajar bisa berlangsung
dengan baik , semua hal itu kami lakukan untuk mempermudah pengerjaan Ujian
Tengah Semester yang akan mereka hadapi di sekolah mereka , banyak diantara
mereka yang masih belum mengerti benar materi yang sekirannya akan diujikan ,
tetapi , kami terus berusaha mengajarinnya hingga tuntas , ini juga menjadi
pelajaran bagi kami , bahwa mengajar itu tidak semudah yang dibayangkan semua
orang .
c. Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan pada kegiatan mengajar di bimbel ini
berikutnnya adalah ketepatan waktu dan pembagian tugas yang merata agar setiap
anak mendapatkan perhatian yang sama dan mampu memahami pelajaran dengan lebih
baik , karena , saat ketika kami tiba disana senin lalu , jumlah anaknnya
melebih perkiraan kami , sehingga proses belajar mengajar menjadi sedikit
runyam .
FORM EVALUASI
FORM EVALUASI











Tidak ada komentar:
Posting Komentar