“Pengajaran Bimbel di Rumah Belajar Ibu Caroline"
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)
Dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)
Kelas : LA - 28
Dosen : Hari Sriyanto (D2715)
Hari / Waktu : Rabu, 9 Desember 2015 / 240 Menit
Jam : 15.00 – 19.00
Jumlah Peserta : 15 Orang
Lokasi : Jl. Kelapa Kopyor Sektor 1D Blok CA 4/5, Gading Serpong.
Hari / Waktu : Rabu, 9 Desember 2015 / 240 Menit
Jam : 15.00 – 19.00
Jumlah Peserta : 15 Orang
Lokasi : Jl. Kelapa Kopyor Sektor 1D Blok CA 4/5, Gading Serpong.
Anggota yang hadir :
1. Billy Bram
2. Noor Zaqia Widha A.
3. Tommy Julius
4. Willianto
5. Yulita Kusumaningrum
Anggota yang tidak
hadir : - (Tidak
Ada)
Rabu , 9 Desember 2015 merupakan hari terakhir
kelompok kami datang ke
bimbel ini , di Rumah Belajar Ibu Caroline. Di hari terakhir, kami berencana untuk memberikan
snack-snack kecil kepada anak murid bimbel tersebut. Kami membeli 15 snack di
Alfamart setempat baru langsung melaju ke bimbel Caroline. Di hari terakhir,
semua murid yang belajar disana datang seakan mereka tahu bahwa hari itu adalah
hari terakhir kami mengajar. Kegiatan belajar-mengajar berjalan seperti biasa.
Namanya anak kecil, kenakalan memang sudah sifat mereka. Beberapa murid yang
masih duduk di bangku sekolah dasar tetap saja bercanda dan bergurau hingga
membuat kami kewalahan. Berbeda dengan murid-murid yang duduk di bangku SMP.
Mereka sangat pintar dan mampu belajar dengan cepat.
Pengukuran Kinerja :
Survey Eksternal
Pada
pertemuan kelima ini
kami semakin mengenal mereka lebih dalam
lagi,
dan dengan segala pendekatan yang telah kami lakukan akhirnya mereka-pun dapat
lebih membuka diri masing-masing dan kegiatan pembelajaran dapat menjadi lebih
santai. Kami memberi mereka waktu untuk main sejenak setelah belajar agar
mereka tidak bosan. Karena pada usia perkembangan mereka saat ini, mereka masih
sangat gemar bermain.
Survey Internal
Meskipun
metode pembelajaran yang kami praktekkan adalah belajar dalam group dan
masing-masing diantara kami memgatasi satu group, namun kami tetap saling membantu
satu sama lain ketika salah satu diantara kami ada yang kesulitan untuk meng-handle murid-murid tersebut atau
kesulitan dalam pemecahan soal. Karena pada dasarnya kami adalah satu team
dimana kai harus bekerja bersama-sama dan menyelesaikan masalah secara
bersama-sama pula.
Penutup
a. Hasil Kegiatan (Tabel pencapaian sebelum & sesudah kegiatan
mengajar)
Sebelum
|
Sesudah
|
Anak-anak kurang fasih dalam pelafalan Bahasa Inggris
|
Anak-anak sudah mulai fasih dalam berbicara Bahasa Inggris
|
Anak-anak kurang memahami arti nasionalisme
|
Anak-anak telah mampu memahami nasionalisme
|
Anak-anak belum bisa menghitung volume
bangun ruang
|
Anak-anak telah mengerti dan mampu
menghitung volume bangun ruang
|
Anak-anak tidak dapat menghitung perkalian
dengan cepat
|
Anak-anak telah mengerti cara cepat
menghitung perkalian
|
Anak-anak kurang memahami Photoshop
|
Anak-anak telah memahami Photoshop
|
b. Kesimpulan
Kesimpulan pada pertemuan
kami kali ini adalah, sesulit apapun anak-anak menghapal atau mengerti sesuatu,
jika kita mengajarinya dengan tekun dan sabar maka pada akhirnya mereka akan
mampu menghapal dan mengerti apa yang kami ajarkan. Dan karena mereka masih
berusia belia, maka sebaiknya kita mengajari mereka dengan suasana pembelajaran
yang santai, biarkan mereka menganggap kami sebagai teman agar proses
pembelajaran berjalan dengan mudah. Sesekali ajak mereka main agar mereka tidak
bosan.
Form Evaluasi





Tidak ada komentar:
Posting Komentar